Sastroputro komunikasi internasional merupakan bagian dari komunikasi massa yang secara umum memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
v Komunikator (penyampai pesan), biasanya berupa lembaga yaitu suatu organisasi yang teratur dan memenuhi syarat-syarat tertentu seperti tujuan, struktur, norma dan legalitas tertentu. Organisasi tersebut bisa berupa negara, bisa pula non-negara (Non Governmental Organizations).
v Pesannya bersifat umum, artinya terbuka untuk diketahui oleh siapapun yang berminat dan perhatian terhadapnya.
v Penyebaran pesanya bersifat serentak, artinya dilakukan pada waktu yang bersamaan.
v Komunikannya banyak orang.
v Sarana yang digunakan adalah mediamassa, yaitu media yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan kepada banyak orang (massa).
v Umpan baliknya tertunda (delayed feedback / indirect feedback) melalui suatu tenggang waktu.
v Komunikasinya bersifat satu arah (one way traffic). Sekali lagi untuk komunikasi diplomatik tidak selalu demikian.
v Bila digunakan sarana elektronik, maka penyebarannya bersifat selintas.
v Komunikatornya bersifat selektif (memilih yang penting bagi dirinya).
Gerhard Maletzke menjelaskan Komunikasi internasional dan Komunikasi Antar Budaya:
} Komunikasi internasional dimaksudkan sebagai komunikasi antar bangsa dan negara. Sedangkan Komunikasi antar budaya dimaksudkan sebagai komunikasi antar manusia yang berbeda kebudayaannya.
} Komunikasi internasional dapat berbentuk diplomasi dan propaganda serta seringkali berhubungan dengan situasi Intercultural dan Interracial Communication.
} Dalam komunikasi internasional, setiap interaksi dipengaruhi oleh kebijaksanaan, tujuan dan kepentingan serta keadaan ekonomi masing-masing negara. Sedangkan komunikasi antar budaya merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan antara masyarakat yang berbeda kebudayaannya. Dengan demikian komunikasi antar budaya sebenarnya merupakan komunikasi yang biasa saja.v